[Resep] Risoles Mayonaise | with Spicy Mayo

Risoles mayonnaise, atau  Risol Mayo. Snack yang satu ini sudah sangat banyak peminatnya, bahkan popularitasnya mengalahkan risoles original yang berisi ragout. Risol mayo banyak dijual di gerai-gerai kue basah dengan harga yang biasanya agak mahal per bijinya dibandingkan dengan kue basah lainnya. Karena itu saya penasaran untuk membuatnya sendiri, untuk harga bahan memang lumayan sih (ini yang bikin mahal ya hahaha), tapi dengan membuat sendiri kita jadi bisa menikmati risol mayo lebih banyak setimpal dengan effort yang kita keluarkan! 😀 Caranya gampang bangeeeetttt!

Bahan kulit:

200 gram – terigu

2 butir – telur

400 ml – air

3 sdm – margarine, lelehkan

1/2 sdt – garam

putih telur secukupnya untuk menggulung risoles

Bahan pencelup:

1 butir telur – kocok lepas

100 gram – tepung panir

Bahan isi:

200 gram – mayonnaise

1 sdm – sambal bangkok

1 sdm – saus tomat

1 sdt – saus tiram

2 sdm – terigu

200 ml – air

2 sdm – gula

1 sdt – garam

2 butir – telur rebus, iris

keju chedar, smoked beef, potong persegi

Cara membuat:

1. Kulit risoles: Campur semua bahan kulit, aduk hingga rata. Olesi sedikit minyak di atas wajan anti lengket. Buat dadar tipis, tiris kan. Ulangi proses hingga seluruh adonan habis.

2. Spicy mayo: Campur semua bahan isi (kecuali telur rebus, keju, dan smoked beef) ke dalam panci, masak dengan api kecil hingga mendidih dan mengental, sisihkan. Bila tidak suka pedas, bisa skip sambal bangkok-nya. 😉

3. Siapkan satu lembar kulit, isi dengan 1 sdm spicy mayo, tambahkan irisan telur rebus, keju dan smoked beef, gulung menyerupai lumpia. Rekatkan pinggiran kulit dengan putih telur. Ulangi hingga seluruh kulit/isi habis.

4. Setelah proses menggulung selesai, celupkan risoles ke dalam telur yang sudah dikocok lepas, lalu gulingkan di atas tepung roti, balut hingga rata.

5. Panaskan minyak, goreng risoles dengan api sedang hingga kuning kecoklatan, angkat dan tiriskan.

6. Risoles spicy mayo siap disajikan! Selamat menikmati! 🙂

resep-risoles-mayonaise-risol-mayo

[Resep] Okonomiyaki

Yap! Lagi-lagi saya posting resep masakan Jepang. Abis bisanya cuma ini dan enak-enak sih…kali ini saya bakal share resep Okonomiyaki. Okonomiyaki adalah jajanan Jepang yang masih sodaraan sama Takoyaki, rasanya pun mirip-mirip. Bedanya dari bentuknya, kalau Takoyaki bulet-bulet, kalau Okonomiyaki didadar mirip martabak telor dan pastinya ini lebih sehat karena banyak sayurnya! 😀 Ini bisa jadi resep alternatif juga lho buat anak-anak yang biasanya susah banget makan sayur, karena setelah dimasak nanti rasa sayurnya nggak dominan. Cuss langsung ke resepnya aja yah! 😉

Bahan Okonomiyaki:

1 butir – telur

3 sdm – terigu

1/2 bagian – kol ukuran sedang, iris tipis

1 buah – daun bawang iris tipis

1 buah wortel – serut

3 sdm – cumi yang sudah direbus, potong kotak 1 cm

1 sdt – garam

1/2 sdt – merica

1/2 sdt – kaldu bubuk (optional, kalau nggak suka bisa di skip aja!)

50 ml – air

1 sdm – minyak sayur

mayonnaise dan saus sambal

Katsuobushi dan Nori secukupnya untuk taburan.

Bahan Saus:

1 sdm – saus tomat

1 sdm – shoyu / kecap asin

1 sdt – saus tiram

1/2 sdt – gula

air secukupnya untuk melarutkan saus

Cara membuat:

1. Pertama-tama kita buat dulu sausnya: campurkan semua bahan saus di dalam mangkok, aduk rata. Masukan campuran saus ke dalam plastik segitiga untuk menyemprotkan butter cream, sisihkan.

2. Kocok lepas telur di dalam baskom, tambahkan terigu sedikit demi sedikit, tuang air untuk mengencerkan adonan. Tambahkan garam, merica dan kaldu bubuk, aduk rata.

3. Masukkan irisan kol, wortel, daun bawang dan cumi ke dalam adonan, aduk rata kembali.

4. Panaskan minyak di wajan anti lengket ukuran sedang, masukkan campuran adonan Okonomiyaki, masak dengan api sedang. Setelah satu sisi matang, balik Okonomiyaki untuk mematangkan sisi lainnya. Setelah matang, angkat dan sisihkan.

5. Untuk penyajiannya, tata Okonomiyaki di atas piring saji, semprotkan saus Okonomiyaki yang sudah di buat, tambahan juga mayonnaise dan saus sambal (kalau mau pedas). Terakhir taburkan Katsuobushi dan Nori secukupnya di atas Okonomiyaki. Jadi deh. Itadakimasu! 😀

resep-okonomiyaki

[Resep] Mille Crepes with Choco Custard Cream

Mille Crepes, atau Thousand Layers cake.  Kalau dari namanya sih kedengeran kebarat-baratan ya, tapi cake yang satu ini sangat populer juga di Jepang, jadi cukup banyak juga yang mengira cake ini asalnya dari Jepang. Dessert yang satu ini asalnya dari Perancis, terdiri dari pancake tipis/crepes yang disusun berlapis selang-seling dengan filling-nya (banyak banget lapisannya, tapi nggak sampe seribu lapis juga sih. Rada lebay yang ngasih nama hahaha! :D). Untuk filling-nya sendiri bervariasi, ada yang berupa whipped cream/butter cream ada juga yang pakai custard cream mirip isian choux pastry/kue sus. Pertama kali lihat bentuknya kok kayaknya ribet ya bikinnya, tapi ternyata setelah dipraktekkan malah gampang banget.

Resep yang bakal saya share kali ini untuk crepes dengan ketebalan yang medium, jadi kalau mau bikin porsi lebih banyak atau bikin layer yang lebih tinggi (tapi jadi rada susah motongnya, makin banyak layer juga bikin makin lama dan agak cape nyusun-nya! :p) bisa dibikin double/triple ingredients measurement-nya ya. Monggo bebas aja, tinggi layer-nya suka-suka dan sesuai selera. Resep crepes-nya saya adaptasi dari channel Ochikeron, tapi untuk filling-nya 100% kreasi saya sendiri. 😉

Bahan Crepes:

2 butir – telur

100 gram – terigu

2 sdm – gula pasir

2 sdm – butter, lelehkan

250 ml – plain UHT milk

1/2 sdt – vanillie bubuk/essence

minyak untuk olesan

Bahan filling:

1 bungkus – tepung vla instant (saya pakai merk “MyVla”), larutkan dengan air panas sesuai instruksi di kemasan

250 ml – chocolate UHT milk

2 sdm – terigu

1 sdm – maizena

2 sdm – gula

fresh/dried berries & icing sugar

Cara membuat:

1. Crepes: Ayak terigu, tambahkan telur dan gula, kocok manual dengan balloon whisk. Tambahkan butter, lalu tuang susu cair sedikit demi sedikit, aduk rata. Terakhir tambahkan garam & vanilie bubuk, aduk rata kembali. Saring adonan lalu tutup dengan plastic wrap & istirahatkan di kulkas selama 30 menit.

2. Sembari menunggu adonan crepes “beristirahat”, kita buat filling-nya. Larutkan satu bungkus vla instan dengan air panas sesuai instruksi di kemasan, sisihkan. Tuang susu UHT coklat ke dalam panci (pastikan kompor menyala dengam api kecil)  panaskan selama 2-3 menit hingga mendidih. Tuang larutan vla ke dalam susu yang sudah dipanaskan aduk rata. Tambahkan gula, terigu, dan maizena, aduk rata kembali dengan cepat dan konstan dengan balloon whisk sampai adonan mengental dan meletup-letup. Matikan api.

3. Panaskan wajan anti lengket ukuran sedang. Olesi dengan sedikit minyak. Dadar adonan crepes tipis-tipis sampai seluruh adonan habis. Bolak-balik crepes, pastikan kedua sisinya matang. Kalau saya prefer ngebolak-balik crepes pakai tangan (udah macem atraksi debus aja, tapi nggak panas kok, bener!), soalnya kalau pake spatula rada susah, karena saking tipisnya crepes-nya rawan ngelipet setelah dibalik. 😀

4. Untuk penyusunan Mille crepes: siapakan satu lembar crepes, lapisi dengan custrad cream, ratakan (jangan terlalu tebal di bagian tengah, nanti jadinya menggunung), ulangi proses membuat lapisan crepes-custard-crepes-custard sampai seluruh crepes dan custard habis.

5. Simpan Mille crepes selama 4-6 jam di dalam lemari es sebelum dipotong dan disajikan, agar lapisan crepes – custard cream lebih solid.

6. Keluarkan Mille crepes dari lemari es, taburi dengan icing sugar dan fresh/dried berries (optional). Potong-potong, sajikan dingin. 🙂

resep mille crepes

[Resep] Gyoza / Kuo Tie Udang

Yeey! Akhirnya saya posting resep lagi…dan Japanese food lagi! (gomen ne! >_<) Nggak bisa bohong sih, saya emang Japanese food addict, kalau di Youtube pun seringnya buka Japanese cooking channel. Resep kali ini adalah Gyoza udang, atau dikenal juga dengan sebutan Jiaozi. Tapi resep kali ini masih ada Chinese influenced-nya lho, karena beberapa kali saya makan dim sum/Chinese dumplings saya selalu nemu cemilan yang satu ini, tapi kalo bareng gank dim sum dkk. disebutnya Kuo Tie (ternyata makanan ini namanya muacem-macem! :D). Gyoza/Kuo Tie ini bentuknya mirip-mirp pangsit atau siomay, tapi yang bikin menarik adalah proses pembuatan/pematangannya yang menggunakan dua cara sekaligus, yaitu pan fried (digoreng dengan sedikit minyak), lalu direbus. Resep ini hasil modifikasi alias pakai bahan seadanya di kulkas dari resep di channel Cooking With Dog & runnyrunny999 tentunya bahan utama pun disesuaikan dengan yang halal yah hehe, karena bahan authentic Gyoza/Kuo tie pakai pork, tapi di sini saya ganti dengan udang, cara bikinnnya gampang & hasilnya pun nggak kalah enak lho. Yuk disimak! 😀

Bahan:

50 gram – udang kupas (bisa diganti dengan ayam/ikan/etc.)

1 siung – bawang putih, cincang

1 batang – daun bawang prei, rajang

1 butir – telur

1 sdm – maizena

2 sdm – terigu

1 sdm – shoyu/kecap asin

1 sdt – saus tiram

½ sdt – minyak wijen

1 sdt – garam

½ sdt – merica

½ sdt – gula

250 ml – air

2 sdm – minyak goreng

+/-  20 lembar kulit gyoza/pangsit/siomay* (*berbentuk lingkaran, pakai yang bentuk persegi pun oke, asal ujung-ujung lancipnya digunting sedikit biar lebih mudah dilipit-lipit. :D)

Cara membuat:

1. Cincang halus udang, masukkan ke dalam mangkuk, tambahkan telur, bawang putih, dan daun bawang, aduk rata.  Masukkan semua bumbu-bumbu, garam, gula, merica, kecap asin, saus tiram, minyak wijen, aduk rata. Tambahkan sedikit demi sedikit maizena dan terigu, aduk kembali sampai rata.

2. Ambil 1 lembar kulit gyoza/kuo tie, beri 1 sdt adonan udang di tengah-tengah kulit, gunakan air sebagai lem untuk merekatkan kedua pinggiran kulit gyoza/kuo tie, hingga berbentuk setengah lingkaran. Buat pleats/lipit di pinggiran kulit gyoza/kuo tie, sisihkan. Ulangi proses yang sama hingga seluruh adonan habis. Untuk bentuk kuo tie, biasanya setelah dilipit kuo tie mentah sedikit dibengkokan, hingga bagian bawahnya berbentuk seperti bulan sabit. 😉

3. Dalam keadaan kompor yang BELUM menyala: Tuang minyak ke dalam wajan anti lengket ukuran sedang, tata rapi gyoza/kuo tie beri sedikit jarak agar tidak melekat satu sama lain (lihat gambar di bawah ini). Nyalakan kompor dengan api kecil, goreng gyoza/kuo tie (bagian bawahnya saja) selama 2-3 menit sampai berubah kecoklatan. Setelah 2-3 menit, cek satu persatu bagian bawahnya. Jangan sampai gosong, nanti kulit jadi lengket & sobek lalu adonan isi keluar.

resep-gyoza-01

4. Setelah dicek bagian bawah masing-masing gyoza/kuo tie berubah kecoklatan, segera tuangkan air ke dalam wajan, biarkan gyoza/kuo tie masak sampai air menyusut dan habis.

5. Sajikan gyoza/kuo tie selagi hangat. Itadakimasu! 🙂

resep-gyoza-02

(*resep untuk +/- 20 pcs)

[Recipe] How to make Sleeping Rilakkuma Omurice Bento

I’ve been eye-ing on some bento tutorials and tools lately, and really wish to try at least one bento-set. Well, Kawaii things always worth more money, you know that bento tools are kind of pricey here cause those things are all imported from Japan. Today, I finally tried the easiest (no need any bento tools) bento tutorial from Youtube. Omurice is Japanese omelette fried rice. This recipe is one of popular Japanese dish which is very fast and easy to cook. Rilakuma also a quite famous character (even not as famous as Hello Kitty), but this teddy bear is cute though. This recipe inspired by Ochikeron and Kawaii Kakkoi Sugoi ‘s channel. I combined both recipes from them to create my own Sleeping Rilakuma Omurice.

Ingredients: (serving 1)

level: even more difficult than I think! Pfff -___-

200 grams – rice, cooked

2 – eggs

1 tbsp – all purpose flour

50 ml – water

1/2 – onion, minced

1 tsp – salt

1 tsp – shoyu

1/2 tsp – pepper

2 tbsp – tomato sauce

oil to fried the eggs and rice

1 cheese slice and a little nori and extra tomato sauce, for decorative purpose

a little mayonnaise, use as glue

100% patience (LOL)

How to make:

1. Mix all purpose flour with water well. Beat 2 eggs, pour the flour-water mixture into the eggs, you can season with salt & pepper, or just let it plain. Mix well.

2. Put a little oil into a flat fry pan, fry the eggs. You can make it 2 batch, so you will get 2 omelette. 1 for Rilakuma’s blanket, you can use another one for pillow, or just make 2 blanket, just in case you flunked. Put the omelette aside.

3. Put a little oil into the fry pan again, add the onion, wait about 2 minutes until tender and smells good, then add rice, tomato sauce, shoyu, salt, and pepper. Mix well. Stir again about 3 minutes, then put the rice aside, and let it rest and cool down.

4. This next step requires 100% or more patience. Really. If you have any bento tools like rice mold or decorative nori puncher, then you’re lucky. Use them. But if you don’t have any bento tools (just like me!), then you have no option, just make everything manually. Ok, now take a cheese slice and make one circle with 2 cm diameter (for Rilakuma’s nose), next make another one circle with 1 cm diameter, divide into two (for Rilakuma’s ears). You can use a toothpick to make circles from the cheese. Next, take a nori sheet, use a scissor make two 1 cm nori strips (for Rilakuma’s eyes), and make “Y” pattern (for Rilakuma’s nose).

5. After the rice became cool. Make two rice balls (as big as tennis ball) from the rice (for Rilakuma’s head and body), you can use rice mold or just use your hand with plastic to shape it. Make another 2 smaller balls from the rice (for Rilakuma’s ears). Last, make a cylinder (5 cm lenght) from the rice (for Rilakuma’s arm). Make sure you make all the Rilakuma’s body parts as solid as you can, I broke the head and ears balls over 3-4 times! It’s like the rice just couldn’t stick to each other if you don’t use any rice mold! Hwaaa T.T

6. Now it’s time to decorate! Put the head and body rice balls on a serving plate, followed by putting both ears. For the “top ear”, you need to flatten a bit the bottom of the rice ball, use a little mayonnaise as glue to make the ear stay on top, then put the arm next to the head. Now. take 1 omelette, cover Rilakuma’s body & arm with it. Roll a bit the top of the omelette, to make the blanket looks more realistic, and showed 1/4 part of Rilakuma’s body & arm. Next, put the nose & ears cheese-pattern to the head, use a little mayonnaise as glue. Last, put the nori eyes and the nose. Draw any pattern on the blanket or write any message you like on the plate with tomato sauce. You can add extra decorations from chicken nuggets, crab sticks, sausages, or vegetables.

7. Now it’s done! Don’t forget to take some pics of your masterpiece. Itadakimasu! …but, I bet you don’t even want to eat this…cause this bento is just too cute to be true! ❤

rilakuma-omurice

(Actually I really want to write about the step-by-step tutorial for this, but I was just too busy and concentrate on this. so…no time to take a pic! 😦 Next time I’ll ask my brother to help me with the pictures and better camera (this only a cell phone’s cam), so I don’t have to wash-dry-wash-dry my hands every time hahaha)

Resep Klappertaart (No-baked)

I’m a big fan of dessert, terutama pudding & ice cream. Klappertaart adalah salah satu dessert favorite saya. Dessert yang satu ini merupakan Dutch-influenced recipe yang populer sebagai dessert khas Manado. Saat ini Klappertart sudah populer dan cukup mudah didapat di berbagai gerai roti & kue basah di kota-kota besar dengan berbagai macam jenis, baked (Klappertaart panggang) & no-baked/cold (Klappertaart dingin). Klappertaart panggang adalah yang kering dan ada tekstur reroti dan juga bisa dipotong-potong. Sedangkan Klappertart dingin adalah yang disajikan dingin *ya iyalah!*, teksturnya creamy seperty custard, makannya harus pakai sendok, dan dijual biasanya dalam cup-cup aluminium/plastik. Selain itu Klappertaart juga sudah banyak yang dimodifikasi dengan aneka topping seperti keju, chocolate chips, strawberry, dll.

Kebetulan favorit saya adalah yang no-baked Klappertaart, tapi karena harga Klappertart ini biasanya cenderung mahal, saya nggak bisa sering-sering beli jadinya, hihihi. Oleh karena itu beberapa saat yang lalu saya membulatkan tekat untuk bikin no-baked Klappertaart sendiri. Resepnya terinspirasi dari Hanna’s Klappertaart, mbak Hanna ini adalah puteri dari komedian legendaris Indonesia, alm. Kasino. Kebetulan beliau adalah salah satu produsen no-baked Klappertaart yang sudah terkenal dan banyak yang menggemari Klappertart buatan mbak Hanna ini. Resep yang saya bagi berikut sudah saya utak-atik sedikit, disesuaikan dengan selera dan budget. 😀

Bahan:

500 ml – susu cair

2 butir – telur

50 gram – butter, melted

100 gram – gula pasir

50 gram – terigu

1 sdm – maizena

1 sdt – vanillie bubuk

1/4 sdt – essense rhum (optional)

1 butir – daging kelapa muda, kerok dengan serutan blewah

50 gram – kismis

kayu manis bubuk – ayak, untuk taburan

Cara membuat:

1. Siapkan wadah/baskom. Kocok susu dengan telur dan gula sampai rata, tambahkan terigu dan maizena sedikit demi sedikit, aduk kembali sampai rata. Tambahkan butter, vanillie bubuk, essense rhum, aduk kembali. Terakhir tambahkan daging kelapa muda & kismis aduk rata.

2. Pindahkan seluruh adonan ke dalam panci, masak dengan api yang sangat kecil sambil terus diaduk secara konstan dan satu arah sampai mengental. Setelah adonan mendidih dan keluar letupan pertama dari adonan, langsung matikan kompor. Fungsinya agar adonan tidak pecah.

3. Siapkan  wadah cup aluminium/plastik, isi dengan adonan Klappertaart. Ayak kayu manis bubuk untuk topping, atau bisa ditambahkan topping lain seperti keju, chocolate hips, chocolate serut, cherry, strawberry etc.

4. Dinginkan 4-6 jam di dalam lemari es. Sajikan dingin! 😀

resep-no-baked-klappertart

(untuk 6 porsi. [100 ml cups])

Resep Chicken Katsu-don

Chicken Katsu. Siapa yang nggak tau makanan ini, olahan daging ayam asal Jepang dengan western influenced ini sudah sangat populer bagi lidah orang Indonesia. Dada ayam boneless & skinless (fillet) yang digoreng dengan panko/breadcrumbs, atau bisa disebut dengan Schnitzel, sangat gurih dinikmati dengan/tanpa saus. Di Jepang sendiri, Katsu (chicken/beef/pork) sering disandingkan dengan nasi dan kare, jadi Katsu Kare. Nah, sebenernya ada olahan Katsu lain yang nggak kalah enak selain Katsu Kare, namun belum begitu populer di Indonesia, yaitu: Chicken Katsu-don.

Pertama kali saya makan Chicken Katsu-don itu tahun 2008, di Bentoya…salah satu resto Jepang yang segmen-nya agak menengah keatas, di HokBen nggak ada ginian soalnya. Hehehe…rasanya enak banget, nasi hangat, telur dadar dengan campuran bawang bombay yang lembut, dan Chicken Katsu yang crispy dan gurih disiram saus/kuah. Nah karena rasanya nagih banget, akhirnya bikin saya browsing sana-sini. Hasil Googling, dan Youtube-ing, saya akhirnya punya resep yang sudah saya modifikasi sendiri (tanpa sake/mirin). Bahan dan cara membuatnya gampang banget setelah dipraktekkan! 😀

Bahan:

[*untuk 1 porsi]

1 buah – Dada Ayam fillet/boneless & skinless

2 sdm – panko / breadcrumbs (tepung roti kasar)

1 sdm – terigu

1/2 sdt – garam

1/2 sdt – merica

2 butir – telur

Minyak untuk menggoreng Chicken Katsu

1 buah – bawang bombay, ukuran sedang, potong-potong.

2 sdm – shoyu (Kikkoman)/kecap asin biasa

2 sdm – jus apel dalam kemasan (pengganti sake/mirin)

1 sdt – saus tiram

1 sdt – gula

1/2 sdt – kaldu bubuk (optional, kalau nggak suka bisa skip aja)

100 ml – air

1 porsi – nasi putih hangat

1 sdm – Irisan daun bawang/nori untuk taburan

Cara Membuat:

1. Pipihan dada ayam dengan cara dipukul-pukul dengan beef tenderizer atau ulekan. Setelah itu marinade ayam dengan garam dan merica, lalu gulingkan di atas tepung terigu sampai rata. Kocok 1 butir telur, celupkan ayam ke dalam telur, terakhir coat dengan panko/bread crumbs. Goreng Chicken Katsu sampai berwarna golden-brown. Potong-potong. Sisihkan. Bisa pakai frozen Chicken Katsu/Schnitzel kalau mau lebih praktis. 🙂

2. Untuk sausnya: Panaskan 1 sdm minyak di atas teflon ukuran sedang, masukkan bawang bombay, tumis sampai harum dan layu. Masukkan shoyu/kecap asin, saus tiram, gula, kaldu bubuk, jus apel, dan air, aduk rata. Biarkan selama 1-2 menit sampai mendidih, lalu masukkan Chicken Katsu yang sudah dipotong-potong, letakkan di tengah-tengah tumisan bawang bombay. Note: Masak dengan api kecil agar air tidak cepat menyusut.

3. Kocok 1 butir telur, siramkan telur ke atas tumisan bawang bombay dan Chicken Katsu. diamkan sampai telur matang, jangan diotak-atik. Matikan api.

4. Siapkan nasi hangat, tata di dalam mangkuk/piring. Letakkan telur dan Chicken Katsu yang sudah dimasak di atasnya. Taburi dengan irisan daun bawang atau nori. Sajikan Chicken Katsu-don selagi hangat.

Itadakimasu! 😉

resep-chicken-katsu-don