Right Brush, Right Time: Tips Memilih Kuas Make-up

Image

Make-up brush merupakan benda yang cukup essential bagi setiap wanita. Setiap hari pasti wajah kita bersentuhan dengan peralatan yang satu ini, kecuali yang kayak saya ya, yang kadang masih demen mulas eyeshadow pakai jari. Oh, our fingers still the best applicator ever! 😀 Oleh karena itu kita nggak bisa sembarangan dalam memilih kuas make-up. Saat ini banyak dijual kuas make-up dengan harga murah tetapi kualitasnya kurang baik. Jika dilihat dari harganya memang menggiurkan, tapi apa mau nantinya kita akan membayar lebih banyak uang lagi karena wajah kita jadi rusak?

Saya beberapa kali menjumpai brush set dengan bristles yang kasarnya nyaris seperti sapu ijuk, saya coba sapukan ke kulit tangan aja rasanya ada sensasi menusuk-nusuk. Nggak ngebayangin gimana kalo kita tiap hari blush-on an pakai kuas kayak gini? bisa-bisa kulit dan pori-pori wajah kita rusak terkena brush yang murahan. Tapi  nggak semua brush murah itu murahan lho, ada yang bagus juga, so, be wise dalam memilih. Btw, bristles itu yang kayak apa ya? Bagian yang mana? Nah…sebelumnya, buat yang belum tau, kita kenalan dulu yuk sama make-up brush’s anatomy. Karena brush juga memiliki bagian-bagian penting yang wajib kamu jadikan pertimbangan dalam memilih make-up brush yang berkualitas baik. 😉

make-up-brush-anatomy

(Make-Up Brush’s Anatomy)

1. Bristles:

Bagian ujung kuas yang berupa rambut yang paling sering kontak langsung dengan wajah kita. Bagian ini adalah bagian yang terpenting dari sebuah kuas make-up. Bristles dibuat dari 2 macam rambut, natural atau synthetic. Yang natural biasanya terbuat dari goat hair, pony hair, etc, sedangkan yang synthetic dibuat dari bahan nylon. Bristles juga merupakan pembeda dari masing-masing fungsi kuas make-up. Beda bentuk britsles, maka beda pula fungsi pengaplikasiannya. Bristles ini biasanya dijadikan pertimbangan utama saat memilih kuas make-up. Karena jika kualitas bristles kurang  baik/kasar maka pengaplikasian make-up akan kurang sempurna bahkan bisa merusak kulit wajah kita. Banyak orang awam yang berpikir bahwa yang natural adalah yang baik, tapi ini tidak berlaku untuk make-up brush, karena lebih baik menggunakan yang berbahan synthetic dan cruelty-free! 🙂

2. Ferrule:

Ferrule ini adalah bagian dari kuas make-up yang biasanya terbuat dari material logam. Fungsinya adalah untuk penyangga bristles. Baik/buruknya kualitas ferrule bisa dilihat dari mudah/tidaknya rambut kuas yang rontok. Ferrule yang baik tentunya akan menyangga bristles dengan baik sehingga rambut bristles tidak mudah rontok dan kuas tahan lama.

3. Crimp:

Crimp adalah bagian yang menyatukan antara ferrule dengan handle. Letak crimp menyatu dengan lapisan material logam pada ferrule, dan biasanya berbentuk 2 garis yang melingkar di ujung bawah ferrule. Crimp yang baik tentunya yang sangat kokoh menyatukan ferrule dengan handle, crimp yang kurang baik bisa mengakibatkan handle patah atau malah copot dari ferrule-nya.

4. Handle:

Bagian ini merupakan bagian pegangan kuas. Biasanya terbuat dari bahan kayu ringan/plastik. Ukuran panjang/pendek handle ini juga sering menjadi pertimbangan kita saat memilih kuas make-up sesuai kebutuhan, apakah untuk professional use, personal use, atau travel size. Dibawah ini akan dijelaskan lebih lanjut mengenai jenis kuas make-up berdasarkan kebutuhannya.

make-up-brush

(Left-right: Professional MUA brush, Personal use brush, Travel size brush)

1. Professional Make-Up Artist brush:

Make-up brush ini pastinya dibuat untuk tujuan professional. Biasanya ukuran handle-nya relatif panjang (sekitar 20 cm-an) karena dibuat dengan tujuan agar kita mudah mengaplikasikan make-up ke wajah orang lain dengan jarak tertentu. Professional make-up brush juga biasanya dikemas dalam brush set lengkap dengan masing-masing kegunaan kuas yang berbeda.

2. Personal use brush:

Brush ini dibuat untuk pemakian sehari-hari untuk wajah kita sendiri , ukurannya cenderung lebih kecil dengan panjang sekitar 14 cm-an. Personal use brush ini biasanya tersedia dalam 7-12 pcs brush/set yang sekiranya fungsinya cukup untuk pemakaian pribadi.

3. Travel size brush:

Brush ini hampir sama dengan personal use, tapi biasanya berbentuk lebih kecil/handle lebih pendek (10-12 cm), karena dibuat untuk kepraktisan dan kemudahan saat membawanya, karena ukurannya yang mungil tentunya brush ini tidak akan memakan banyak tempat. Travel size brush set biasanya tersedia dalam 5-7 set essential brushes yaitu brush yang memang penting dan sangat sering kita gunakan.

Image

Setelah kita tahu bagaimana cara memilih kuas make-up yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan, tentunya kita harus mengerti cara penyimpanannya agar kuas make-up kita bisa awet dan performance-nya tetap baik. Yang paling penting, jangan pernah membuang plastik cover untuk face brush/powder brush, karena brush ini termasuk brush yang paling sering digunakan di seluruh bagian wajah namun bristles-nya cukup rawan megar karena seringnya pemakaian. Bristles plastic cover akan membuat brush kamu stay in shape after use, dan juga terjaga hygienitas-nya. Tips untuk merawat & mencuci kuas make-up akan saya tulis di postingan yang lain, so stay tuned! 😉

See ya later, folks! ❤

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s